Peningkatan Pemahaman Siswa Kelas X Kimia Industri SMK SMTI Yogyakarta pada Pembelajaran Kontrol Proses Dasar (KPD) Berbantu Modul Pembelajaran yang Mengakomodir Sistem Jadwal Blok

Ndaru Okvitarini(1*)


(1) SMK SMTI Yogyakarta, Indonesia
(*) Corresponding Author

Abstract


Tujuan dari penelitian ini adalah meningkatkan pemahaman siswa kelas X Kimia Industri SMTI Yogyakarta dengan berbantu modul pembelajaran yang mengakomodir jadwal blok semester Gasal TP 2018/2019. Tahapan kegiatan secara garis besar terbagi menjadi 2 yaitu (1) pembuatan modul Kontrol Proses dasar yang meliputi penentuan kompetensi dasar; penyiapan bahan untuk modul; verifikasi modul dari industri, akademisi dan bagian kurikulum; dan pengesahan modul. (2) Pelaksanaan Proses Belajar Mengajar yang meliputi persiapan;pelaksanaan; dan evaluasi. Dari hasil perbandingan nilai antara kelas kontrol dan kelas variabel, didapatkan kelas variabel (X KI B) mempunyai presentase kelulusan KKM, nilai rapor dan daya serap yang lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol (X KI A). Hasil pembelajaran menggunakan modul bisa membantu siswa agar lulus diatas KKM dengan presentase 93,75%. Hasil analisis angket menunjukkan bahwa siswa setuju dengan dilaksanakannya pembelajaran dengan menggunakan angket. Hasil analisis angket menunjukkan bahwa dari 32 responden, sejumlah 88,11 % sangat setuju terhadap pembelajaran KPD berbantuan modul

Keywords


Modul, Jadwal blok, Hasil belajar

Full Text:

PDF

References


Anwar, I. 2010. Pengembangan Bahan Ajar. Bahan Kuliah. Bandung: Direktori UPI

Instruksi Presiden nomor 9 tahun 2016 tentang Revitalisasi Sekolah Menengah Kejururan dalam rangka peningkatan Kualitas dan Daya Saing SDM Indonesia

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2012. Dokumen Kurikulum 2013.(Online), (http://kangmartho.com.,diakses 1 Oktober 2020).

Lasmiyati dan Idris Hatta. Pengembangan Modul Pembelajaran untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep dan Minat SMP. PYTHAGORAS: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 9 – Nomor 2, Desember 2014, (161-174). SMP Negeri 1 Pomalaa. JL. Pendidikan, No. 1, Balandete, Kolaka, Sulawesi Tenggara, Indonesia.

Nafaida,Halim. Pengembangan Modul Berbasis Phet Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Dan Motivasi Belajar Siswa Pada Materi Pembiasan Cahaya. Jurnal Pendidikan Sains Indonesia, Vol. 03, No.01, hlm 181-185, 2015. Program Studi Magister Pendidikan IPA, Program Pasca Sarjana Universitas Syiah Kuala Banda Aceh, Indonesia

Oka, A.A. Pengaruh penerapan belajar mandiri pada materi ekosistem terhadap keterampilan berpikir kritis dan kemampuan memecahkan masalah siswa SMA di kota Metro. Diakses pada tanggal 1 Oktober 2012 darihttp://www.ummetro.ac.id/file_jurnal/5.% 20Anak%20Agung%20Oka%20UM%20 Metro.pdf

Peraturan menteri Perindustrian nomor 3 tahun 2017 Pedoman Pembinaan dan Pengembangan SMK berbasis Kompetensi yang Link and Match dengan industri, serta dalam rangka menyongsong “Indonesia 4.0”

Prihartanti, Dyah. Penerapan Model Discovery Learninguntuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Alat Pencernaan Manusiapada Siswa Kelas V Semester I SDN Bendosari Tahun Pelajaran 2018/ 2019. JIGI: Jurnal Ilmiah Guru Indonesia Vol.1, No.2, Desember 2020. SD Negeri 1 Bendosari, Wonogiri, Indonesia

Safari. 2003. Evaluasi pembelajaran. Jakarta. Departemen Pendidikan Nasional Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Direktorat Tenaga Kependidikan.

Suryosubroto, B. (2009). Proses belajar mengajar di sekolah. Wawasan baru, beberapa komponen layanan khusus. Jakarta: Rineka Cipta.


Article Metrics

Abstract views: 104 | PDF views: 43

Jurnal Ilmiah Guru Indonesia is published by Indonesian Journal Publication. The content of this website is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License
© Jurnal Ilmiah Guru Indonesia Statistics Clicky View Statcounter