Peningkatan Aktivitas dan Hasil Belajar Konduktor Isolator Melalui Penerapan Metode Eksperimen pada Siswa Kelas VI

Mawanti Her Kusmaharti(1*)


(1) Sekolah Dasar Negeri 3 Ngadirojo, Wonogiri, Indonesia
(*) Corresponding Author

Abstract


Tujuan penelitian tindakan kelas ini adalah untuk mengetahui peningkatan aktivitas dan hasil belajar konduktor isolator melalui penerapan metode eksperimen pada siswa kelas VI semester I SD Negeri 3 Ngadirojo Tahun Pelajaran 2018/2019. Penelitian dilakukan dalam dua siklus dengan prosedur tiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas VI SD Negeri 3 Ngadirojo berjumlah 14 siswa. Sumber data, yang diambil dari (1) Hasil proses pembelajaran siswa dan (2) Hasil nilai tes. Data hasil observasi proses pembelajaran dianalisis hingga hasilnya dapat mencapai indikator kinerja kategori baik dengan 70% siswa aktif mengikuti pembelajaran, sedangkan nilai hasil tes dianalisis dengan cara mendeskripsikan nilai tes antar siklus hingga hasilnya dapat mencapai batas tuntas sesuai dengan indikator kinerja, yakni 1) Minimal nilai tes mencapai KKM yaitu 70, 2) Rata-rata hasil belajar minimal 75, 3) Target ketuntasan klasikal mencapai 80% atau lebih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui pengunaan metode pembelajaran Eksperimen pada materi konduktor dan isolator, dapat meningkatkan keaktifan siswa dalam mengikuti proses pembelajaran dari kategori kurang menjadi kategori baik. Aktivitas belajar aktivitas belajar siswa pada prasiklus adalah 12,16 dengan kriteria sedang kemudian pada siklus I meningkat menjadi 15,89 dengan kriteria sedang dan penelitian dilanjutkan pada siklus II. Hasil skor rata-rata aktivitas siswa pada siklus II meningkat kembali menjadi 20,47 dengan kriteria tinggi. Hasil belajar dari prasiklus rata-rata 56,32 dan siklus II menjadi rata-rata 81,58 dengan ketuntasan belajar siswa dari prasiklus 26,32% dan siklus II menjadi 100%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa (1) Terdapat peningkatan proses pembelajaran dengan menggunakan metode pembelajaran Eksperimen dari kategori kurang baik menjadi kategori baik. (2) Terdapat peningkatan rata-rata aktivitas belajar konduktor dan isolator setelah diberikan metode pembelajaran eksperimen sebesar 8,31 (3) Terdapat peningkatan hasil konduktor dan isolator setelah diberikan metode pembelajaran eksperimen dari prasiklus rata-rata 56,32 dan siklus II menjadi rata-rata 81,58 dengan ketuntasan belajar siswa dari prasiklus 26,32% dan siklus II menjadi 100%.

Keywords


Metode Pembelajaran Eksperimen; Proses Pembelajaran; Aktivitas; Hasil belajar; Konduktor Isolator

Full Text:

PDF

References


Baharuddin dan Esa Nur Wahyuni. 2008. Teori Belajar dan Pembelajaran. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media Group

Dahar, R. W. 2006. Teori-teori Belajar dan Pembelajaran. Bandung: Erlangga.

Dewi Mayangsari, Nuriman, & Agustiningsih 2013. Penerapan Metode Eksperimen Untuk Meningkatkan Aktivitas. Jurnal Edukasi UNEEJ. (1): 27-31

Dimyati Mudjiono. 2009. Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta

Djamarah, Syaiful. 2006. Bahri, Strategi Belajar Mengajar. Bandung: Alfabeta

E. Mulyasa. 2009. Standar Kompetensi dan Sertifikasi Guru. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Haryanto. 2006. Mengenal Pendidikan Sekolah Dasar: Teori dan Praktek. Jakarta: Depdiknas

Hernawan, A.H. dkk. 2007. Belajar dan Pembelajaran SD. Bandung: UPI Press

Kaswul Anwar Us dan Hendra Harmi. (2011). Perencanaan Sistem Pembelajaran Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Bandung: Alfabet

Lestari Kurniasih. 2016. Peningkatan Akativitas dan Hasil Belajar IPA. Jurnal Lentera Karya. Widya Sari

Martinis Yamin. 2007. Kiat Membelajarkan Siswa. Jakarta: Gaung Persada Press

Muhibin Syah. 1997. Psikologi Pendidikan Suatu Pendekatan Baru. Bandung: Remaja Rosdakarya

Nana Sudjana. 2009. Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Oemar Hamalik. 2001. Metode Pendidikan. Bandung: Citra Aditya Bakti

Roestiyah, N.K. 2012. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta

Sagala, S. 2012. Konsep dan Makna Pembelajaran. Bandung: Alfabeta

Slameto. 2010. Belajar dan Faktor yang mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta

Sumantri, M dan Permana. 1999. Strategi Belajar Mengajar. Bandung: Alfabeta

Trianto. 2010. Model Pembelajaran Terpadu: konsep, strategi, dan implementasinya dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Jakarta: Bumi Aksara.

Uno, Hamzah dan Nurdin Mohamad. 2011. Belajar dengan Pendekatan PAILKEM. Jakarta: Bumi Aksara


Article Metrics

Abstract views: 67 | PDF views: 27

Jurnal Ilmiah Guru Indonesia is published by Indonesian Journal Publication. The content of this website is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License
© Jurnal Ilmiah Guru Indonesia Statistics Clicky View Statcounter